Waktu
Lama sudah waktu bergulir
Lelah ku coba mengejarnya
Ku berlari kearah yang tak pasti
Waktu....
Dia terus meninggalkanku
bersimpuh dibawah cahaya bulan
Memohon mimpi hiasi malam
Aku takut sendirian
Rindu yang menjadi abu
terhapus oleh jejak rancu
Entah dimana dia kan berlabuh
Realita...
Hanya sekedar permainan logika
Yang bersinggahsana di atas nama cinta
Terbitkan senyum di sela duka
Aku...
Teriak di dalam diam
Menangis di balik tawa
Bahagia di sela duka
Waktu...
Tunggulah aku
terjebak di dalam mimpi yang kelabu
Dimana hilang semua candu
Menyiksaku yang telah beku
Rasa...
Ku tak lagi mampu menyadarinya
Ataupun mengecap nikmatnya
Saat luka tak hentinya mendera
Masa...
Apa hanya itu yang aku punya?
Meskipun nyata tak lagi tertangkap logika
Karena harap di hempaskan oleh dusta
Lelah ku coba mengejarnya
Ku berlari kearah yang tak pasti
Waktu....
Dia terus meninggalkanku
bersimpuh dibawah cahaya bulan
Memohon mimpi hiasi malam
Aku takut sendirian
Rindu yang menjadi abu
terhapus oleh jejak rancu
Entah dimana dia kan berlabuh
Realita...
Hanya sekedar permainan logika
Yang bersinggahsana di atas nama cinta
Terbitkan senyum di sela duka
Aku...
Teriak di dalam diam
Menangis di balik tawa
Bahagia di sela duka
Waktu...
Tunggulah aku
terjebak di dalam mimpi yang kelabu
Dimana hilang semua candu
Menyiksaku yang telah beku
Rasa...
Ku tak lagi mampu menyadarinya
Ataupun mengecap nikmatnya
Saat luka tak hentinya mendera
Masa...
Apa hanya itu yang aku punya?
Meskipun nyata tak lagi tertangkap logika
Karena harap di hempaskan oleh dusta