indah pagi
ku menatap indahnya mentari
di suatu penghujung pagi
berikan kehangatan ke selubung diri
setelah malam yang menghantui
burung pun berkicau merdu
sambut sang mentari yang merayu
torehkan senyum pada jiwa yang merindu
hilangkan jenuh dalam lagu
ku ingin nikmati syahdu
rengkuh diri yang termangu
terpesona oleh indah sang pecandu
mabukkan diri dalam senyummu
kau pelukis tawa
nyanyikan kisah penuh cinta
bawa aku terbang menuju nestapa
tak lagi hiraukan beban derita
cacat diri tak kau lihat
semua janji telah terbuat
tak ada niat tuk khianat
menoreh luka pada tubuh yang lambat
kau hadir tepiskan luka
kau bangkitkan semua canda tawa
kini ku berdiri diatas duka
karena ku siap menuju bahagia
genggam erat tangan ini
jangan biarkan dia hancurkan lagi
semua indah yang mulai meresapi
ku tak ingin meratapi perih
di suatu penghujung pagi
berikan kehangatan ke selubung diri
setelah malam yang menghantui
burung pun berkicau merdu
sambut sang mentari yang merayu
torehkan senyum pada jiwa yang merindu
hilangkan jenuh dalam lagu
ku ingin nikmati syahdu
rengkuh diri yang termangu
terpesona oleh indah sang pecandu
mabukkan diri dalam senyummu
kau pelukis tawa
nyanyikan kisah penuh cinta
bawa aku terbang menuju nestapa
tak lagi hiraukan beban derita
cacat diri tak kau lihat
semua janji telah terbuat
tak ada niat tuk khianat
menoreh luka pada tubuh yang lambat
kau hadir tepiskan luka
kau bangkitkan semua canda tawa
kini ku berdiri diatas duka
karena ku siap menuju bahagia
genggam erat tangan ini
jangan biarkan dia hancurkan lagi
semua indah yang mulai meresapi
ku tak ingin meratapi perih