pesona
saat pertama ku melihatmu
getar cinta hadir di sendiku
kau tersenyum padaku saat itu
membuat tubuhku membeku
detak jantungku tak menentu
menanti kau menyapaku
kau datang menghampiriku
menatapku tajam jauh ke jiwa
ku tergetar tak kuasa menahan
matamu terlalu indah menatapku
lidahku pun kelu di buatnya
kau membuatku gelisah
terlalu cepat ku katakan ini
namun ku tak kuasa lagi menahan
aku jatuh hati padamu
kau selalu mempesonakanku
keindahanmu terus bersemi indah
bukan ku merayu ataupun merajuk
ku hanya ingin memuji pesonamu
kau hadir dalam mimpiku
lukiskan pelangi dalam hujanku
nyanyikan senandung rindu
merdu menghiasi pagiku
temani mentari menyinari dunia
indah dunia bersamamu
karena kau sang pesona
puja puji setiap pujangga
tercipta karena keindahanmu
tak cukup satu hari melukiskannya