luka dan tawa
meski waktu terus bergulir
masa terus berputar
jiwa ku tetap tegar
dan tak akan gemetar
tapi raga ku melemah
hatiku merapuh
peluh membasahi ku
jantungku berdetak tak menentu
air mata tercurah di pipiku
tiada indah hanya luka
lara membekas di relung jiwa
tak mengerti mengapa
ada tangis dalam doa
lara di sela tawa
ceria bukan bahagia
senyum penutup luka
ku hanya bisa berkata
bahwa cinta berikan cahaya
hidupkan lagi harap
bersitkan tawa meski luka
dia hadir dalam doa
kuatkan raga yang melemah
satukan hati yang merapuh
sejukkan jiwa yang tandus
hapuskan air mata
hentikan tangis ku
hatiku tersentuh
tenang kan lagi jiwaku
berikan senyum ku
genggam erat tanganku
peluk hangat tubuhku
membawa aku
dunia indah di balik waktu
masa terus berputar
jiwa ku tetap tegar
dan tak akan gemetar
tapi raga ku melemah
hatiku merapuh
peluh membasahi ku
jantungku berdetak tak menentu
air mata tercurah di pipiku
tiada indah hanya luka
lara membekas di relung jiwa
tak mengerti mengapa
ada tangis dalam doa
lara di sela tawa
ceria bukan bahagia
senyum penutup luka
ku hanya bisa berkata
bahwa cinta berikan cahaya
hidupkan lagi harap
bersitkan tawa meski luka
dia hadir dalam doa
kuatkan raga yang melemah
satukan hati yang merapuh
sejukkan jiwa yang tandus
hapuskan air mata
hentikan tangis ku
hatiku tersentuh
tenang kan lagi jiwaku
berikan senyum ku
genggam erat tanganku
peluk hangat tubuhku
membawa aku
dunia indah di balik waktu